Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid

Cara Mengatasi perut sakit saat haid

Haid atau menstruasi adalah pengeluaran darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim perempuan secara periodik. Rata-rata masa haid perempuan 3-8 hari dengan siklus rata-rata 28 hari pada setiap bulannya. Dan batas maksimal masa haid adalah 15 hari. Selama darah yang keluar belum melewati batas tersebut, maka darah yang keluar adalah darah haid.

Biasanya  menstruasi diawali pada usia remaja 9-12 tahun. Ada sebagian perempuan yang mengalami haid lebih lambat dari itu (13-15 tahun). Kondisi remaja yang sudah mengalami haid secara emosional tidak stabil. Sebagian dapat juga menimbulkan gejala-gejala seperti pegal pada bagian paha, sakit pada daerah payudara, lelah, mudah tersinggung, kehilangan keseimbangan, ceroboh, dan gangguan tidur, bahkan pada sebagian perempuan ada yang mengalami rasa sakit saat haid yang disebut dengan dismenore.

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja putri. Untuk mengobatinya penderita cenderung menggunakan tindakan Farmakologi dan non Farmakologi. Secara Farmakologi remaja putri menggunakan obat tradisional seperti daun sirih, jahe, daun papaya, rimpang kunyit dan laini-lain, sedangkan yang memilih obat jadi adalah OJ-2. Efek samping obat yang dirasakan adalah mengantuk. Alasannya pemilihan obat adalah karena cepat menghilangkan nyeri.

Penggunaan obat-obat anti inflamansi nonsteroid dapat menimbulkan efek samping bila dikonsumsi, oleh karena itu diperlukan suatu alternative lain untuk mengatasai nyeri haid, terutama nyeri primer. Dalam hal ini penggunaan bahan-bahan alami akan lebih baik dan mengurangi efek samping yang berbahaya bagi kesehatan, diantaranya yang sering digunakan adalah jahe. Diketahui bahwa kandungan aloerosin pada rimpang jahe seperti gingerol memliki aktivitas antioksidan diatas vitamin E. Gingerol pada jahe juga bersifat antikoagulatan, yaitu dapat mencegah penggumpalan darah. Hal ini sangat membantu dalam pengeluaran darah haid.

Ramuan jahe adalah varian jahe yang sangat cocok untuk herbal dengan kandungan minyak atsiri dan oleorisinya yang lebih tinggi dibandingkan varian jahe lainnya, karena itu biasanya jahe merah bisa digunakan untuk pengobatan tradisional dan yang paling banyak diberikan adalah dalam bentuk minuman jahe.

Untuk menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh dismonere dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obat golongan analgetik seperti aspirin, asam mefenamat, paracetamol, kofein, dan feminax, obat-obat merek dagang yang beredar di pasaran antara lain novalgin, ponstan, sering juga digunakan untuk mengurangi keluhan.

Sebagian besar perempuan yang mengalami dismenore sering menggunakan obat merek dagang yang berfungsi sebagai analgetik seperti asam mefenamat, ibu profen, aspirin, paracetamol, diklofenak, dan lain-lain. Secara umum efek samping obat analgetik tersebut adalah gangguan pada saluran cerna, seperti mual, muntah, dispepsia, diare, dan gejala iritasi lain terhadap mukosa lambung, serta eritema kulit dan nyeri pada kepala. Untuk itu ingin diketahui gambaran pengetahuan remaja putri terhadap dismenore dan cara penanggulannya.

Cara mengatasi sakit perut saat haid hari pertama itu berbeda-beda misalnya mengalami ketidaknyamanan fisik selama beberapa hari sebelum periode mesntruasi datang, kira-kira setengah dari seluruh perempuan menderita akibat dismenore (menstruasi yang menyakitkan). Nyeri itu sendiri dapat digambarkan dengan nyeri ringan, nyeri sedang, dan nyeri berat hingga nyeri ini dapat diobati dengan obatan dismenore.

Avatar

About the Author: @ly

Seorang yang sedang belajar dibidang Kesehatan Masyarakat, Menyukai hal-hal dibidang IT, Blogger, dan Traveller Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain dan tertarik dengan dunia marketing online khususnya Search Engine Optimization.