Cara Penanggulangan Anemia

Cara penanggulangan anemia

Anemia adalah keadaan rendahnya jumlah sel darah merah dan kadar haemoglobin dibawah normal. Anemia dalah suatu keadaan dengan kadar haemoglobin lebih rendah dari nilai normal. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar Hb atau hitung eritrosit lebih rendah dari harga normal yaitu bila Hb < 14 g/dL dan Ht < 41%, pada pria Hb < 12 g/dL dan pada Ht < 37% pada wanita.

Menurut Mansjoer, anemia ini umumnya disebabkan oleh pendarahan kronik. Penyebab lainnya yaitu :

  1. Diet yang tidak mencukupi.
  2. Absorbs yang menurun.
  3. Kebutuhan yang meningkat pada kehamilan.
  4. Pendarahan pada saluran cerna, menstruasi, donor darah.
  5. Hemoglobinuria.
  6. Penyimpangan besi yang berkurang, seperti pada hemosiderosis paru.

Tanda-tanda yang paling sering dikaitkan dengan anemia adalah pucat, takikardi, sakit dada, dyspnea, nafas pendek, cepat lelah, pusing, kelemahan, tinnitus, penderita defisisensi yang berat mempunyai rambut rapuh dan halus, kuku tipis rata mudah patah, atropi papila lidah mengakibatkan lidah tampak pucat, licin, mengkilat, merah daging meradang dan sakit (Guyton, 1997).

Factor-faktor penyebab dari anemia ini adalah penyakit kronis, factor keturunan, kurang nutrisi, dan kehilangan darah seperti menstruasi. Kekurangan zat besi dapat menimbulkan gangguan atau hambatan pada pertumbuhan, baik sel tubuh maupun sel otak. Kekurangan kadar Hb dalam darah dapat menimbulkan gejala lesu, lemah, letih, Lelah, dan cepat lupa. Selain itu anemia gizi besi akan menurunkan daya tahan tubuh dan mengakibatkan mudah terkena infeksi.

Cara mencegah anemia maka harus banyak mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi. Selain itu cara penanggulangan anemia defisiensi besi dapat dilakukan dengan pencegahan infeksi cacing dan pemberian tablet Fe yang dikombinasikan dengan vitamin C.

Rendahnya asupan zat gizi besi sering terjadi pada orang-orang yang mengkonsumsi bahan makanan yang kurang beragam dengan menu makanan yang terdiri dari nasi, kacang-kacangan dan sedikit daging, unggas, ikan yang merupakan sumber zat besi. Gangguan defisiensi besi sering terjadi karena susunan makanan yang salah baik jumlah maupun kualitasnya yang disebabkan oleh kurangnya penyediaan pangan, distribusi makanan yang kurang baik, kebiasaan makanan yang salah. Kemiskinan dan ketidaktahuan.

Cara mengatasi anemia secara alami yaitu dapat dengan cara mengkonsumsi ragam makanan yang memiliki zat gizi saling melengkapi termasuk vitamin yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi, seperti vitamin C. mengurangi konsumsi makanan yang bisa menghambat penyerapan zat besi seperti : fitat, fosfat, tannin.

You May Also Like

Avatar

About the Author: @ly

Seorang yang sedang belajar dibidang Kesehatan Masyarakat, Menyukai hal-hal dibidang IT, Blogger, dan Traveller Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain dan tertarik dengan dunia marketing online khususnya Search Engine Optimization.