Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh

manfaat kunyit untuk kesehatan

Manfaat kunyit

Kunyit merupakan jenis rempah-rempah yang sering digunakan dalam bahan untuk meracik bumbu masakan. Kunyit itu sendiri berguna juga sebagai pemberi warna kuning pada masakan, atau digunakan sebagai pengawet makanan. Produk farmasi berbahan baku kunyit, mampu bersaing dengan berbagai obat paten, misalnya untuk peradangan sendi (arthritis-rheumatoid).

Khasiat Kunyit

Kunyit juga memiliki khasiat dasar sebagai analgetika dan antiinflamasi. Agen aktif dalam kunyit yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan antipiretika adalah curcumine. Kunyit juga dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Berdasarkan hasil tinjauan penulis, didapatkan hasil bahwa Ketika seorang wanita menstruasi, hormon-hormon reproduksi wanita turun drastis karena korpus luteum berinvolusi. Hal ini mengakibatkan endometirum menjadi luruh. Semua kelenjar meluruh sehingga terjadi penurunan nutrisi dan vasospasme pembuluh darah di endometrium. Vasopasme, akan menyebabkan reaksi inflamasi yang mengaktifkan metabolisme asam arakhidonat dan akhirnya akan melepas prostaglandin.

Penyebabnya adalah adanya jumlah prostaglandin F2α yang berlebihan pada darah menstruasi, yang merangsang hiperaktivitas uterus. Respons inflamasi akibat siklus prostaglandin di dalam uterus akan berakibat pada hipertonus dan vasokonstriksi pada miometirum. Kandungan kurkumin dalam kunyit akan bekerja untuk menghambat reaksi siklooksigenasi (COX-2) sehingga akan mengurangi atau bahkan menghambat kontraksi uterus.

Kurkumenol sebagai analgesik akan menghambat pelepasan prostaglandin yang berlebihan melalui jaringan epitel uterus dan akan menghambat kontraksi uterus. Selain sebagai analgetika, kunyit juga memiliki agen aktif alami lain yang berfungsi sebagai antipiretika dan anti inflamasi.

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan

Manfaat kunyit untuk kesehatan, di antaranya sebagai berikut:

1. Osteoarthritis

Kunyit diketahui dapat membantu mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, dan kehilangan fleksibilitasnya. Sebuah penelitian menyatakan kinerja kunyit sebanding dengan obat ibuprofen dalam mengatasi osteoarthritis. Jika ingin mencoba mengurangi rasa sakit akibat osteoarthritis, Anda bisa mengonsumsi ekstrak kunyit dosis 500 mg dua kali sehari.

2. Meredakan diare

Obat, keracunan makanan, virus, dampak alergi, dan makanan yang tidak sehat nyatanya dapat mengakibatkan diare. Dengan meminum ramuan herbal teh kunyit, diare Anda bisa disembuhkan. Kandungan magnesium dan kalium pada kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan cairan tubuh yang terkuras akibat serangan diare.

3. Mengurangi mual

Ada banyak kondisi kesehatan yang bisa jadi penyebab timbulnya rasa mual, seperti stres, dehidrasi, atau bahkan infeksi pada pencernaan. Jika mual yang dirasakan disebabkan oleh masalah pencernaan, kunyit sebagai rempah alami bisa mengurangi rasa mual pada pencernaan. Kandungan phytochemical pada kunyit ini, berfungsi untuk menghadirkan antioksidan di tubuh yang berfungsi memerangi racun sehingga mual Anda bisa diredakan.

4. Ruam kulit

Kondisi iritasi kulit akibat liken planus bisa diatasi dengan mengonsumsi produk tertentu yang mengandung unsur kimiawi kunyit.

5. Mengurangi gas pada pencernaan

Manfaat kunyit untuk pencernaan yang bermasalah ini, mampu untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Senyawa yang terdapat pada kunyit berfungsi mengurangi asam pada perut yang berlebih, yang juga dapat membuat perut menjadi kembung.

6. Masalah Menstruasi

Pasti Anda sering melihat iklan minuman yang mengandung kunyit dan dapat mengatasi rasa sakit akibat menstruasi. Menurut beberapa penelitian, mengonsumsi suplemen kunyit bisa meringankan rasa sakit tersebut. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini.

Bagi Anda yang mengalami kram saat menstruasi itu disebabkan oleh kontraksi (mengencangkan) di uterus (yang merupakan otot) oleh zat kimia yang disebut prostaglandin. Rahim, tempat bayi tumbuh, berkontraksi sepanjang siklus menstruasi wanita. Selama menstruasi, rahim berkontraksi lebih kuat. Jika uterus berkontraksi terlalu kuat, uterus menekan pembuluh darah di dekatnya, memotong suplai oksigen ke jaringan otot rahim. Nyeri terjadi ketika bagian otot kehilangan suplai oksigen.

 

Penyebab Nyeri Haid

Sebagian wanita lebih berisiko merasakan nyeri haid karena mengalami beberapa hal berikut:

a. Volume haid lebih banyak.

b. Mengalami menstruasi pertama sebelum usia 11 tahun.

c. Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

d. Belum pernah hamil.

e. Mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok.

Sekian yang saya tuliskan dan semoga bermanfaat bagi yang membaca. Jangan lupa untuk di share tentang pentingnya “Manfaat Kunyit untuk Kesehatan”. Terima Kasih 🙂

You May Also Like

Avatar

About the Author: @ly

Seorang yang sedang belajar dibidang Kesehatan Masyarakat, Menyukai hal-hal dibidang IT, Blogger, dan Traveller Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain dan tertarik dengan dunia marketing online khususnya Search Engine Optimization.